Home / Berita Umum / Bermodus Memberikan Uang Rp 2 Ribu, Pria Berumur 63 Tahun Di Pekanbaru Cabuli 8 Anak

Bermodus Memberikan Uang Rp 2 Ribu, Pria Berumur 63 Tahun Di Pekanbaru Cabuli 8 Anak

Bermodus Memberikan Uang Rp 2 Ribu, Pria Berumur 63 Tahun Di Pekanbaru Cabuli 8 Anak – Polisi tangkap seseorang pria berumur 63 tahun inisial DR yg disangka udah mencabuli 8 anak dengan modus memberikannya mereka imbalan berbentuk uang sebesar Rp 2 ribu. Aktor diamankan di tempat tinggalnya atas laporan satu diantaranya orang tua korban.

” DR diamankan didalam rumah kontrakannya Jalan Diponegoro, Kelurahan Senang Mulya, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, ” tutur Kapolsek Limapuluh Kompol Angga Herlambang, Rabu (26/9) .

Penangkapannya diawali sewaktu LM (40) memberikan laporan terdapatnya perkiraan pencabulan pada anaknya yg masih tetap duduk di bangku Sekolah Basic, berumur 8 tahun. ” Dari pernyataan korban, aktor mencabuli secara memegang kemaluan korban, ” kata Angga.

Perbuatan DR bikin orang tua korban emosi terus memberikan laporan peristiwa itu ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan LM, polisi langsung mencari kehadiran aktor.

” Selanjutnya aktor kami tangkap waktu ada di tempat tinggalnya. Selanjutnya diinterogasi, serta aktor mengaku udah kerjakan perbuatan itu, ” katanya.

Terhadap polisi, aktor juga mengakui udah mencabuli 8 orang anak-anak yang lain. Mereka semua berumur kira-kira 4 sampai 8 tahun. Banyak korban diperdaya dengan iming-iming uang jajan.

” Modusnya, aktor hadir ke rumah korban, terus menyebut kawan-kawan korban yang lain. Menjadi banyak korban ini yaitu rekan dari cucu aktor, ” kata Angga.

Angga menuturkan, nyata-nyatanya perbuatan aktor udah bertahun-tahun berlangsung serta baru kesempatan ini tersingkap. Peristiwa berjalan dari tahun 2016 sampai 2018.

” Aktor memberikannya uang sebesar Rp 2 ribu terhadap tiap-tiap korban supaya tidak memberikan laporan ke orang tua semasing, ” ujarnya.

Atas tindakannya, DR dijaring Masalah 82 ayat 4 UU RI Nomer 17 Tahun 2016 mengenai penentuan Ketentuan Pemerintah Substitusi undang Undang Nomer 1 Tahun 2016 mengenai pergantian ke dua UU RI Nomer 23 tahun 2002 mengenai Perlindungan Anak.

” Penyidik masih tetap kerjakan peningkatan
original:
pengembangan
suggestion:

apa masih tetap ada korban yang lain. Kita juga periksa psikologis aktor, ” tangkisnya.

About admin