Home / Berita Umum / Dirumah Dinas Gubernur Kepri Ada Dokumen Dan 13 Tas Berisi Uang

Dirumah Dinas Gubernur Kepri Ada Dokumen Dan 13 Tas Berisi Uang

Dirumah Dinas Gubernur Kepri Ada Dokumen Dan 13 Tas Berisi Uang – KPK udah mengambil dokumen dan 13 tas serta kardus yang berisi uang dalam rumah dinas Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun. Keseluruhan uang yang ditangkap dalam tas serta kardus sampai miliaran rupiah.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menghitung, dalam pencarian itu, penyidik udah amankan uang Rp 3, 5 miliar. Tidak cuma itu, mata uang asing, yaitu USD 33. 200 serta SGD 134. 711, pun diketemukan dari salah satunya tas serta kardus yang ditangkap.

” Dari 13 tas ransel, kardus, plastik, serta paper bag diketemukan uang Rp 3, 5 miliar, USD 33. 200 (Rp 465. 731. 260) , serta SGD 134. 711 (Rp 1. 388. 540. 368, 05) , ” tutur Febri pada wartawan, Jumat (12/7/2019) .

” Uang diketemukan di kamar Gubernur dalam rumah dinas Gubernur Kepri, ” tuturnya.

Awal mulanya, Febri menyampaikan KPK udah memeriksa rumah dinas Nurdin. Dari pencarian itu, KPK amankan 13 tas serta kardus dan dokumen berkenaan perizinan reklamasi.

” Dari rumah dinas (Gubernur) Kepulauan Riau, KPK menemukannya beberapa dokumen dan 13 tas serta kardus berisi uang dalam mata uang rupiah serta asing, ” tuturnya.

Dalam masalah ini, KPK udah memutuskan empat terduga dalam masalah izin gagasan reklamasi, adalah Nurdin Basirun, Kepala Dinas Kelautan serta Perikanan (DKP) Pemprov Kepri Edy Sofyan, Kepala Bagian Perikanan Tangkap DKP Pemprov Kepri Budi Hartono, serta dari faksi pemberi, adalah Abu Bakar jadi swasta.

Nurdin dikira terima suap dari entrepreneur bernama Abu Bakar. Banyaknya suap yang dikira diterima Nurdin sebesar SGD 5. 000 serta Rp 45 juta pada 30 Mei 2019 dan SGD 6. 000 pada 10 Juli 2019. Tidak cuma suap, Nurdin pun dikira terima gratifikasi yang totalnya lebih dari Rp 666 juta.

About penulis77