Home / Berita Umum / Dua Pelajar di Ponorogo Ditangkap Karena Jual Motor Curian di Facebook

Dua Pelajar di Ponorogo Ditangkap Karena Jual Motor Curian di Facebook

Dua Pelajar di Ponorogo Ditangkap Karena Jual Motor Curian di Facebook – Dua pelajar SMA berumur 18 serta 17 tahun, di Ponorogo, diamankan lantaran mengambil sepeda motor. Kedua-duanya diamankan selesai pemiliknya masyarakat Desa Kradenan, Kecamatan Jetis, memandang motornya di jual lewat sosial media, facebook.

“Terduga mengerjakan pencurian itu bersama-sama. Kedua-duanya masihlah berstatus pelajar kelas 2 SMA,” papar Kapolsek Jetis AKP Suwito di kantornya, Senin (14/1/2019).

Perbuatan itu dikerjakan kedua-duanya waktu 22.50 WIB. Korban memarkirkan motornya dipinggir jalan tiada digembok stang untuk memandang orkes dangdut. Memandang peluang itu, ke-2 terduga langsung bikin lancar laganya dengan gunakan kunci T yg dia dapatkan dari bengkel.

“Saat 1 jam mereka sukses membawa kabur motor model Satria Fu Nopol AE 2950 VC,” jelas ia.

Kedua-duanya lantas jual motor hasil curiannya lewat sosial media facebook ke ruang Magetan. Untuk memancing ke-2 terduga, pada akhirnya polisi berpura-pura jadi konsumen. Kedua-duanya lantas saat ini ditangkap di Polsek Jetis untuk diminta info.

“Menurut pernyataan terduga sempat pula mengerjakan pencurian sepeda motor di Kecamatan Babadan,” tambah ia.

Sepeda motor curian itu di jual di harga Rp 2,5 juta. Beberapa terduga dijaring dengan kasus 363 KUHP perihal pencurian dengan pemberatan.

“Hukuman maksimum 9 tahun penjara,” tukasnya.

Sesaat salah satunya terduga mengemukakan dianya sendiri memang mengarah sepeda motor pada tempat pertunjukan orkes dangdut. Bahkan juga ia menulis rincian pertunjukan orkes dangdut di ruang Ponorogo.

“Mencari yg sepi, selanjutnya diambil gunakan kunci T,” tutur ia.

Waktu disinggung uang hasil pencurian, uangnya dipakai untuk beli alat modifikasi motornya. “Buat modifikasi motor uangnya,” pungkas ia.

About admin