Home / Liga Spanyol / Madrid Tampil Dengan Percaya Diri

Madrid Tampil Dengan Percaya Diri

Madrid Tampil Dengan Percaya Diri – Tiada raut muka risau dari Ernesto Valverde hadapi pertandingan resmi El Clasico pertamanya, selagi Barcelona menjamu Real Madrid di Piala Super Spanyol, Senin dinihari, di Camp Nou, Barcelona.

Meskipun belum pula memperoleh pengganti Neymar, Valverde nampak enjoy memberikannya instruksi pada anak asuhannya dalam latihan Jumat pagi.

Ketenangan Valverde itu tidak beda dikarenakan dia udah menjadi pemenang pertandingan pertamanya melawan Real Madrid dalam arena International Champions Cup bln. saat lalu.

Tidak cuman itu, Lionel Messi dalam keadaan 100 prosen fit. Lebih-lebih pemain asal Argentina itu tidak lama dinobatkan jadi pemain paling baik selama histori La Liga oleh Pusat Studi Peristiwa serta Statistik Sepak Bola Spanyol atau yang disana umum dimaksud CIHEFE.

Peneliti dari CIHEFE, Jose Antonio Ortega, mengemukakan bahwa menurut kajian yang mereka laksanakan kepada 9. 280 pemain yang sempat serta lagi tengah bertanding di Liga Spanyol, Messi jadi yang paling baik dengan record angka 545 angka.

Parameternya bermacam, dari menit bermain, jumlah gol dalam permainan terbuka, penalti, sampai kartu merah yang di terima si pemain. ” Segala parameter itu memanfaatkan sistim penilaian yang simpel buat mengevaluasi segala pemain dengan cara adil, ” tangkisnya.

Messi menaklukkan legenda Real Madrid, Raul Gonzalez, yang ada di urutan ke dua. Hal yang mengagetkan, bintang Real Madrid waktu ini, Cristiano Ronaldo, cuma duduki urutan ke-17 dalam kajian itu.

Penahbisan titel itu semestinya jadi alarm sendiri buat Real Madrid yang dapat jadi lawan Barcelona. Meskipun La Blaugrana tidak sekali lagi diperkuat Neymar, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengetahui benar begitu seseorang Messi saja cukup buat membunuh pasukannya. Messi yaitu kunci.

Buktinya yaitu pertandingan El Clasico musim yang telah lewat selagi Madrid mesti menyerah 2-3. Barcelona yang selagi itu tidak diperkuat Neymar menang lantaran gol cantik Messi pada akhir kompetisi.

Sepakan melengkungnya tidak sukses diblok Raphael Varane serta terjangan Keylor Navas lantas tidak sanggup membendung derasnya bola masuk ke gawang mereka.

Real Madrid mesti ekstra hati-hati dikarenakan mereka juga tidak dapat terlihat dengan skuad terbaiknya. Jenderal lapangan tengah Luka Modric mesti tidak hadir dikarenakan kartu merah yang dia terima selagi Real Madrid ditumbangkan Atletico Madrid pada arena yang sama tiga musim th. saat lalu.

Larangan itu baru digunakan saat ini dikarenakan baru kesempatan ini Real Madrid dapat bermain di Piala Super. Dua th. berturut-turut diawalnya, mereka tidak sempat jadi juara La Liga atau Copa del Rey.

Kehilangan Modric sebagai persoalan besar ke dua buat Zidane. Dia tidak dapat memainkan kuartet MICK (Modric, Isco, Casemiro, serta Kroos) sebagai kebolehan paling utama Madrid selagi mereka menumbangkan Manchester United dalam arena Piala Super Eropa minggu saat lalu.

Kuartet ini mendapatkan pujian selangit pada pertandingan itu dikarenakan terlihat sama sama lengkapi. ” Casemiro bertugas merebut bola, Modric mengatur tempo, Isco membuat kesempatan, serta Toni Kroos menyeimbangkan tim, ” catat jurnalis senior media Spanyol, AS, Jesus Gallego. Dan harian Marca mengatakan mereka jadi ” The fantastic four ” .

Tak ada Modric, Madrid di perkirakan dapat susah buat mendikte permainan melawan Barcelona. Zidane lantas di perkirakan dapat kembali pada alur 4-3-3 serta bukanlah menterapkan alur 4-4-2 seperti yang dicobanya sejak mulai tour pramusim saat lalu.

Madrid dapat tempatkan Kroos serta Casemiro buat menjegal Messi sejak mulai tengah lapangan permainan, dan Isco dapat jadi kreator serangan buat trio Benzema, Bale, serta Cristiano Ronaldo.

Eks pelatih Real Madrid, Vicente del Bosque, lantas meyakini Zidane dapat dapat meredam Lionel Messi serta memecahkan persoalan timnya. Del Bosque menilainya juniornya itu tidak kalah cerdas dari eks pelatih Barcelona, Pep Guardiola.

” Benar-benar ada ketaksamaan pada Zidane serta Guardiola dikarenakan tidak dapat ada dua manajer yang sama 100 prosen. Tetapi Zidane serta Guardiola sebagai pelatih yang sama-sama dapat keluarkan permainan paling baik dari anak asuhannya, ” papar Del Bosque.

About admin