Home / Berita Umum / Menhub Berencana Melakukan Pembatasan Truk Selama Lebaran

Menhub Berencana Melakukan Pembatasan Truk Selama Lebaran

Menhub Berencana Melakukan Pembatasan Truk Selama Lebaran – Kementerian Perhubungan kerjakan prasyarat truk mulai 31 Mei sampai 2 Juni 2019 saat periode pucuk arus mudik Lebaran 2019 dengan perkiraan pucuk arus mudik pada 31 Mei 2019. Prasyarat mulai mulai sejak waktu 24.00.

Sesaat prasyarat pada arus balik laku mulai Sabtu, 8 Juni s/d Senin, 10 Juni 2019 dengan perkiraan pucuk arus balik pada 9 Juni 2019. Penetapannya dijalankan mulai waktu 24.00.

Wakil Ketua Asosiasi Pebisnis Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman tdk mempermasalahkan ide pemerintah yg bakal mengimplementasikan prasyarat itu. Menurut dia, tdk ada permasalahan pada jarak waktu prasyarat angkutan barang atau truk logistik saat periode pucuk arus mudik serta arus balik Lebaran 2019.

“Teristimewa yg tahun ini kita tidaklah terlalu keberatan, sebab disertai sama libur-libur yg ada itu. Tanggal 30 (Mei) libur, tanggal 1 (Juni) libur. Jadi larangan efisien tanggal 31,” katanya, saat dihubungi Merdeka.com, Selasa (24/4).

Pihaknya sendiri berencana pengiriman barang paling akhir bakal dijalankan pada tanggal 29 Mei. Hingga pada tanggal 31. Karena itu, pada saat yg sudah diputuskan Kemenhub, tidak lagi ada angkutan logistik yg kerjakan perjalanan.

“Libur tanggal 30 (Mei) buat pengemudi staf-staf kantor jadi pingin libur juga. Saya pikir tdk efisien kerja seusai tanggal 30, tanggal 31 masuk cuma untuk sehari (lantas libur tanggal 1 Juni). Tidak efisien,” jelas ia.

Ia bahkan juga menjelaskan apabila pengiriman konsisten dijalankan pada tanggal 31 Mei, karena itu besar kemungkinan proses bongkar muat bakal berlangsung seusai lebaran. Perihal itu pasti benar-benar beresiko.

“Kita automatis sesuaikan diri. Kita lantas sangat memaksa untuk masuk, terkena tanggal merah. Masalah kita pada tempat bongkar, pada tempat muat. Hingga mobil Yg muat tanggal 31 peluang tdk dapat dibongkar sampai seusai lebaran. Kita tak ingin ada resiko itu. Jadi pengiriman paling akhir tanggal 29. Hingga ada waktu, saat barang itu benar-benar krusial masihlah ada waktu bongkar tanggal 31,” urai ia.

Sesaat untuk prasyarat pada tanggal 8 Juni sampai 10 Juni 2019, pihaknya pun tidak menggubrisnya. “Arus balik itu kan tdk lama. Libur lebaran kan tanggal 5-6, 7 selalu 8 udah arus balik serta kita tidak efisien kerja pada arus balik. Jadi memang tidaklah terlalu mempersoalkan. Untuk kesempatan ini ya,” pungkasnya.

About admin