Home / Berita Umum / Pelaku Pamer Alat Kelamin di Mojokerto Ternyata Mengidap Gangguan Seksual

Pelaku Pamer Alat Kelamin di Mojokerto Ternyata Mengidap Gangguan Seksual

Pelaku Pamer Alat Kelamin di Mojokerto Ternyata Mengidap Gangguan Seksual – Seseorang pria di Mojokerto dibekuk sesudah menunjukkan alat kelaminnya pada beberapa wanita. Rupanya, aktor menderita penyimpangan seksual mudah.

Aktor pamer alat kelamin didapati bernama Rachmad Kusnandar (38). Awal mulanya ditulis dengan inisial RK. Rachmad dibekuk di tempat tinggalnya, Perumahan Jetis Permai, Kecamatan Jetis, Mojokerto, Jumat (15/3) seputar jam 17.30 WIB.

Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno menjelaskan, aktor menjalankan laganya dengan sadar. Pihaknya sudah periksakan keadaan kejiwaan Rachmad ke RS Bhayangkara Polda Jawa timur di Surabaya.

Setyo menerangkan, Rachmad alami kelainan seksual ekshibisionisme. Menurutnya, dorongan kemauan untuk keluarkan alat kelamin itu hadir dengan tidak diduga. Aktor rasakan kenikmatan sesudah menunjukkan kemaluannya ke beberapa wanita di jalan.

“Ia spontan rasakan kenikmatan sendiri jika telah keluarkan itunya. Itu datangnya tidak diduga. Penyimpangan seksual itu jika kembali berkeinginan akan muncul,” paparnya.

Tingkah laku seksual Rachmat dengan istrinya termasuk normal. Bapak dua anak itu masih tetap teratur terkait tubuh dengan istrinya. 2x dalam satu pekan.

Karena tindakannya, sang buruh pabrik itu dijaring dengan Masalah 36 UU RI No 44 tahun 2008 mengenai Pornografi. “Intimidasi pidananya sangat lama 10 tahun penjara,” imbuhnya.

Tindakan pamer alat kelamin dikerjakan Rachmat di Jalan Gajah Mada, Mojosari, persisnya di muka SMA Kita Bakti, Rabu (13/3) seputar jam 07.30 WIB. Sasarannya seseorang wanita berumur 26 tahun asal Kecamatan Kutorejo, Mojokerto.

Saat itu korban menanti penjual kue. Ia dalam tempat itu sendirian, tetapi beberapa orang di seputar tempat. Rachmat berhenti di pinggir jalan dekat dengan korban. Ia menggunakan jaket putih dengan lengan hitam, celana jeans biru muda, helm warna putih, dan sepeda motor bebek warna hitam nopol S 6587 TC.

Sekalian berpura-pura membenarkan tempat spion sepeda motornya, Rachmat menunjukkan alat kelaminnya ke korban. Korban juga bergegas pulang sebab ketakutan.

Sesaat Rachmat mengakui dorongan untuk pamer alat kelamin itu muncul dengan tidak diduga. Ia rasakan kenikmatan sesudah tunjukkan kemaluannya pada beberapa wanita di jalan. Buruh pabrik ini mengakui tindakan asusilanya itu ia kerjakan tiada tergiur kecantikan atau keseksian wanita yang ia jumpai di jalan.

“Tidak ingat berapa seringkali, tidak diduga muncul kemauan itu. Tidak tergiur kecantikan, tidak diduga ingin saja,” ujarnya.

About admin