Home / Berita Umum / Pembunuhan Istri Pada Suami di Aceh Dipicu Perselingkuhan Hingga Soal ML

Pembunuhan Istri Pada Suami di Aceh Dipicu Perselingkuhan Hingga Soal ML

Pembunuhan Istri Pada Suami di Aceh Dipicu Perselingkuhan Hingga Soal ML – Seseorang istri di Aceh Utara, Aceh, Ita Sariyanti mesti meringkuk di penjara seumur hidup sebab membunuh suaminya, Tarmizi. Ini bukan hanya satu masalah di Tanah Rencong suami meninggal di tangan istri. Sebabnya bermacam, mulai bercekcok mulut sampai perselingkuhan.

Jumat (23/11/2018), dalam tiga tahun paling akhir, ada empat masalah istri membunuh suami yang berlangsung di Aceh. Dua masalah sang istri duet dengan pria dambaan lainnya (PIL) serta dua kembali berlaga sendiri.

Tarmizi kaget saat pulang kerja memergoki istrinya tengah bersama dengan pria lainnya. Tarmizi juga naik pitam serta langsung bergulat dengan selingkuhan istrinya. Karena perkelahian itu, Tarmizi meninggal dibacok.

Momen itu berawal pada Minggu (25/12/2016) seputar jam 01.00 WIB. Waktu itu, Chairul Syahputra (selingkuhan) mendatangi rumah Ita Sarianti (istri Tarmizi) di Desa Pulo Rungkom, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Di rumah, kedua-duanya mengendalikan taktik untuk membunuh Tarmizi.

Ada tiga pilihan yang muncul saat itu. Diracun, dicekik, serta gunakan kayu. Ita-Chairul pilih pilihan paling akhir. Kayu dan pisau disediakan. Gagasannya, demikian Tarmizi pulang, langsung dilakukan. Sesudah beberapa saat dinanti, Tarmizi tidak kunjung pulang. Ita serta Chairul pada akhirnya bercinta. Sesudah bersetubuh, kedua-duanya tertidur nyenyak.

Pagi hari, Tarmizi pulang serta lihat kedua-duanya tengah tertidur diatas ranjang. Tarmizi naik pitam serta berlangsung duel.

“Korban temukan istri serta terduga di rumah hingga berlangsung pertikaian pada korban serta istrinya,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Goenawan, Minggu (25/12/2016).

Sesudah pertikaian itu, Tarmizi sudah sempat menampar istrinya. Ita lalu lari keluar dari rumah. Tarmizi serta Chairul juga ikut serta perkelahian. Mengakibatkan, Tarmizi meninggal dengan luka bacok dibagian leher serta dada alami luka sayat.

Tidak lama berlalu, Ita-Chairul diamankan. Kedua-duanya diadili serta ditetapkan hukuman penjara seumur hidup. Putusan itu diperkokoh oleh Pengadilan Tinggi Banda Aceh. Di tingkat kasasi, majelis hakim ikut menampik kasasi yang diserahkan ke-2 terdakwa.

About admin