Home / Berita Umum / Polisi Tangkap TNI Gadungan yang Tipu Puluhan Warga di Banyuwangi

Polisi Tangkap TNI Gadungan yang Tipu Puluhan Warga di Banyuwangi

Polisi Tangkap TNI Gadungan yang Tipu Puluhan Warga di Banyuwangi – Menyaru jadi anggota TNI, Yono Fariyanto alias Yusuf (52) penduduk Perumahan Brawijaya Banyuwangi, ditangkap. Yusuf berubah menjadi TNI gadungan, buat menipu beberapa puluh korbannya biar menyerahkan kendaraan yg lantas dijualnya.

Pria ini diamankan di ruangan SPBU Sukowidi Jalan Yos Sudarso, Banyuwangi lebih kurang pukl 03. 30 WIB, Kamis (15/11/2018) . Kala ditangkap, terduga tetap berseragam TNI komplet. Ia lantas digelandang ke Polsek Banyuwangi buat menekuni pengecekan.

” Sampai kini udah ada 11 laporan Polisi yg kami terima, kami tetap tunggu laporan korban yg beda, ” kata Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi.

Modus yg dilaksanakan terduga, sambung eks Kapolres Bondowoso ini, beraneka ragam. Satu diantaranya menyudahi pengendara motor di jalan. Lantas diperintah mengirimkan ke satu tempat. Pemeran terus berikan beberapa uang terhadap korban. Lantas korban ditinggal serta motornya dibawa kabur.

Hasil dari pencarian dalam rumah pemeran, polisi dapatkan banyak barang untuk bukti. Salah satunya, busana dinas Angkatan Laut (AL) berwarna biru, sepatu dinas AL, jaket Dinas AL, kartu Isyarat Anggota AL palsu, tas serta topi marinir. Polisi pun menemukannya beberapa surat kendaraan yg dikira berkenaan dengan kejahatan terduga.

” Hasil penyelarasan dengan Pomal Lanal itu (KTA) palsu, Banyuwangi NRP bukan atas nama yg terkait, ” tegasnya.

Atribut TNI yg dimanfaatkan pemeran, kata kapolres, dibeli terduga di Jakarta. Semua benda berhubungan dengan TNI dibeli terduga buat menekankan calon korbannya. Bahkan juga badan terduga ditato dengan tato tulisan KKO serta marinir. Ini, jelas ia, tunjukkan terduga udah menyediakan seluruhnya buat melalukan perbuatan penipuan itu.

Atas tingkah lakunya, terduga dijaring dengan clausal 378 KUHP jo clausal 372 KUHP terkait penipuan serta penggelapan. Pihaknya tetap memahami perkara ini. Pihaknya yakin tetap ada korban beda yg belum juga melapor.

Sesaat Yehezkiel Eka Pratama, (19) , satu diantaranya korban terduga menjelaskan, tahun 2017 terus dirinya sendiri di stop terduga di muka universitas Uniba. Penduduk Jalan Ikan Tongkol Gg Seroja 15 ini diperintah pemeran mengantarnya ke bengkel. Tetapi sehabis diantar pemeran mengajaknya ke lokasi Karangrejo. Datang di tempat sepi pemeran memohon motor vario Techno nopol P 2294 UE punyanya.

” Kala itu saya seperti tak sadar, sehabis beberapa saat lantas baru saya sadar sepeda saya hilang, ” akunya dijumpai di Polsek Banyuwangi.

About admin