Home / Berita Umum / Project Meikarta Yang Di Korupsi KPK Panggil Bekas Mantan Direktur Lippo Cikarang

Project Meikarta Yang Di Korupsi KPK Panggil Bekas Mantan Direktur Lippo Cikarang

Project Meikarta Yang Di Korupsi KPK Panggil Bekas Mantan Direktur Lippo Cikarang – KPK periksa bekas Bekas Presiden Direktur Lippo Cikarang Toto Bartholomeus serta Presiden Direktur Lippo Karawaci Ketut Budi Wijaya berkenaan perkara perkiraan suap project Meikarta.

Pengecekan kedua-duanya untuk memahami peranan korporasi dalam pemberian suap ke Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin.

” Saya mempercayai ada fakta cukuplah untuk periksa manajemen Lippo. Lebih Terpenting disaksikan peranan korporasinya. Kami mau memahami sejauh manakah korporasi bertindak dala pemberian suap pada Bupati Bekasi. Apa itu keputusan manajemen, ” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di gedung KPK, jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (25/10/2018) .

Satu diantaranya fakta KPK menelusuri peranan korporasi yaitu ditetapkannya Direktur Operasional Lippo Grup Billy Sindoro jadi terduga. Alexander menilainya seakan tiada metode pengawasan dalam perusahaan hingga ada uang mengalir yg disangka untuk suap ke petinggi.

” Kami memandang seakan-akan perusahaan kurang mempunyai unit compliance yg dapat memantau atau memverifikasi tiap-tiap transaksi uang keluar. Buktinya ada uang yg keluar ke pihak beda dalam masalah ini petinggi untuk menjadi lancar proses perizinan. Tetapi kalaupun dalam perusahaan itu ada peraturan antipenyuapan tentu ketahuan kalaupun petingginya menyuruh memberikannya suatu, ” ujarnya.

Alexander menuturkan perusahaan dapat dikira bersalah kalau gak mempunyai peraturan menahan suap. Ia menuturkan hal tersebut dirapikan dalam Perma tengang tindak pidana korporasi.

Dalam masalah ini, KPK udah memutuskan 9 orang terduga, adalah Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor.

Lantas Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati, Kepala Bagian Tata Area Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi, Direktur Operasional Lippo Grup Billy Sindoro, Konsultan Lippo Grup Taryadi, Konsultan Lippo Grup Fitra Djaja Purnama, serta pegawai Lippo Grup Henry Jasmen.

Banyak terduga dari deretan Pemkab Bekasi disangka terima Rp 7 miliar berkenaan perizinan project Meikarta. Uang itu disebut yaitu sisi dari fee sesi pertama yg berharga keseluruhan Rp 13 miliar.

About admin