Home / Uncategorized / Seorang Pria Tewas Korban Jadi Pengeroyokan, 13 Pelaku Diamankan

Seorang Pria Tewas Korban Jadi Pengeroyokan, 13 Pelaku Diamankan

Seorang Pria Tewas Korban Jadi Pengeroyokan, 13 Pelaku Diamankan – Mayat Suratman (33) , warga Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro Mojokerto, diketemukan di Sungai Kebo Turu, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, Minggu (22/10) sore. Korban tewas akibatnya dikeroyok gerombolan pemuda mabuk.

Polisi udah menangkap dua belas orang terduga pemeran warga Desa Kutogirang, Kecamatan Ngoro. Sampai saat ini mereka masihlah menekuni kontrol intensif Grup Reserse Kejahatan (Satreskrim) Polres Mojokerto.

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Budi Santoso mengemukakan banyak pemeran di tangkap sesudah melaksanakan olah tempat peristiwa perkara (TKP) serta kontrol banyak saksi perihal penemuan mayat di sungai Desa Sekargadung. Beberapa pemeran segera diamankan di Mapolsek Pungging, sebelum saat dibawa ke Mapolres Mojokerto.

” Sepuluh orang kita amankan pada Minggu (22/10) malam sesudah penemuan mayat. Dan 3 orang yang lain diamankan pada hari ini, ” kata AKP Budi Santoso, di Mapolsek Pungging, Senin (23/10) .

Motif pengeroyokan sampai menjadikan korban tewas, disangka dikarenakan salah tujuan. Berasal selagi korban melakukan perbaikan motornya pada Minggu pagi di suatu bengkel motor punya Kunting, di Dusun Ngepung, Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging.

Di bengkel udah ada salah satunya pemeran Hari yang tengah melakukan perbaikan motornya. Korban serta yang miliki bengkel selanjutnya minuman keras tipe arak, tidak lama banyak pemeran juga turut pesta miras.

” Sehabis pesta miras, si inisial H (Hari) emosi pada yang miliki bengkel dikarenakan motornya tidak kunjung usai diperbaiki. Selanjutnya berlangsung pengeroyokan kepada yang miliki bengkel serta korban. Yang miliki bengkel lari, sesaat korban (Suratman) dikeroyok banyak pemeran memanfaatkan celurit serta balok kayu, ” terang Budi.

Korban alami luka akibatnya sabetan senjata tajam di sisi leher sisi kanan serta beberpa luka di sisi muka. Korban mengupayakan lari sampai terjatung ke sungai kebo turu serta pada akhirnya wafat ditengah sungai dikarenakan kehabisan darah.

” Hasil otopsi ada 6 luka sayatan senjata tajam. Di leher lika sayat sempanjang 9 sentimeter, di ke-2 pelipis matanya serta di pipi sisi kirinya, ” terangnya.

Mereka di tangkap bersama-sama tanda untuk bukti sebilah celurit, besi, balok kayu. Sesaat satu orang yg disangka kuat otak dari pengeroyokan (Hari) masihlah dalam pengejaran dikarenakan disangka kabur ke luar kota.

” Meraka masihlah menjadi saksi serta dalam kontrol intensif. Kita masihlah dalami keterlibatan serta peranan semasing dari mereka. Otak pengeroyokan sampai korban tewas masihlah kita kejar, ” ucap AKP Budi Santoso.

About editor